Selayar, fajarsulawesi.com–Rutinitas sebagai salah satu unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan yang diamanahkan kepada dirinya, saat masih aktif sebagai wakil bupati, kembali dilakoni H. Saiful Arif, SH.

Amanah Pimpinan Daerah Muhammadiyah digelutinya, selepas mengakhiri masa jabatan sebagai wakil bupati.

Komitmen dan konsistensi pelaksanaan tugas Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) ditunjukkan salah satunya oleh H. Saiful Arif, SH, melalui kesibukan mempersiapkan kegiatan prosesi penyembelihan hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha 1446 H.

Persiapan dilakukan melalui kegiatan seleksi hewan kurban sesuai dengan besaran jumlah titipan amanah anggota kelompok kurban yang mempercayakan pengelolaan serta penyembelihan hewan kurbannya melalui organisasi Muhammadiyah.

Dia bahkan turun langsung ke sejumlah wilayah dusun, desa, dan kecamatan untuk melihat secara langsung hewan kurban yang akan dibeli untuk disembelih di hari raya Idul Qurban.

H. Saiful Arif, SH, menandaskan, aktivitas kurban bersama sudah dilakukannya bersama komponen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Selayar yang lain, sejak masih aktif mengembang amanah sebagai wakil bupati.

Kewajiban dan tanggung jawab sebagai komponen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) tetap ditunaikannya di tengah kesibukan agenda serta pekerjaan sebagai seorang wakil bupati.

Tugas pemerintahan kata dia tidak boleh menghalangi dan dijadikan alasan untuk menggugurkan tanggung jawab dan tugas kemasyarakatan.

Amanah organisasi yang ditunaikannya hampir bersamaan dengan tugas serta tanggung jawab pekerjaan sebagai seorang wakil bupati, disiasati melalui strategi pengaturan managemen waktu yang baik.

Sungguhpun demikian, Saiful Arif, SH mengaku jauh lebih bisa fokus dan konsentrasi menunaikan kewajiban serta amanah organisasi, setelah menyelesaikan masa jabatan wakil bupati yang diembannya selama kurung waktu lsepuluh tahun.

Implementasi tanggung jawab tersebut ditunjukkan salah satunya melalui kesibukan mempersiapkan pelaksanaan kegiatan kurban bersama Muhammadiyah dengan menggalang simpati warga dan keluarga masyarakat Selayar di dalam, maupun di luar daerah, terutama yang berada di perantauan.

Peserta kurban disebutnya berasal dari berbagai latar belakang profesi dan pekerjaan mulai dari anggota TNI-AD, pengusaha, pejabat, hingga anggota legislatif.

Kegiatan kurban bersama dilaksanakan sebagai salah satu bentuk upaya memanfaatkan organisasi Muhanmadiyah yang tidak hanya berorientasi ke atas. Akan tetapi melalui kegiatan kurban bersama, organisasi Muhammadiyah sekaligus diharapkan bisa memberikan manfaat.

Melalui kegiatan kurban bersama yang telah dilaksanakan bertahun tahun, dari waktu ke waktu, organisasi Muhammadiyah terbukti mampu melakukan regenerasi dan melakukan proses pengkaderan serta membentuk generasi penerus Muhammadiyah.

Pelaksanaan kurban bersama, kata Saiful Arif, merupakan rangkaian kegiatan training sesungguhnya bagi kader dan generasi penerus Muhammadiyah dalam rangka untuk menguji kemampuan menuntaskan kesulitan dan menghadapi tantangan masa depan melalui kematangan ilmu managemen.

Karena training di dalam ruangan tak lebih dari sekedar pembekalan. Pelaksanaan kegiatan kurban bersama yang mengetengahkan thema, “Meraih Taqwa melalui kurban bersama Muhammadiyah” berhasil mengumpulkan tiga puluh ekor sapi dan satu ekor kambing.

Agenda penyembelihan hewan kurban yang akan diselenggarakan seusai pelaksanaan shalat Idul Adha 1446 H, Jum’at, (6/6) pagi, akan dipusatkan di lahan milik almarhum H. Rahman Mustafa, mantan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan sekaligus kepala SMP Muhammadiyah di Jln. D. I. Panjaitan Benteng.

Penyaluran daging kurban sendiri rencanya akan menyasar lima ratus orang calon penerima.

Akan tetapi, hal tersebut sangat bergantung pada besar serta bobot sapi yang akan disembelih dan dikantongkan untuk disalur kepada penerima, pungkas Saiful Arif, mengakhiri sesi wawancara dengan wartawan, Kamis, (5/6) sore. (Fadly Syarif)