Bulukumba, fajarsulawesi.com– Berbeda dengan sejumlah bupati kabupaten kota di daerah lain yang sibuk berbenah membersihkan sampah menumpuk dan berserakan di wilayahnya. Bupati Bulukumba, Sulawesi Selatan, Andi Muchtar Ali Yusuf, justeru terus mendorong gerakan penanaman pohon melalui pemanfaatan lahan tidur, ruang terbuka hijau dan ruang publik lainnya.

Dibawah kepemimpinan Andi Utta, jajaran Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus bergerak menggalakkan dan mendorong gerakan penanaman pohon yang dilakukan di seluruh pelosok wilayah dengan memanfaatkan setiap jengkal lahan kosong non produktif.

 

Ruang publik dan ruang terbuka hijau (RTH) pun tak luput dijadikan sebagai sasaran penanaman pohon.

Bupati berlatar belakang pengusaha itu menginstruksikan agar penanaman pohon dapat dilakukan di seluruh lokasi ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Bulukumba, hingga ke pelosok desa dan pedalaman.

Ruang terbuka hijau diminta bupati Andi Utta untuk ditanami pohon produktif sejenis nangka, alpukat, mangga, dan sukun.

 

Penanaman di kawasan terbuka hijau yang dipimpin langsung Andi Utta menandai dimulainya gerakan penanaman pohon di area kota Bulukumba.

Kegiatan penanaman pohon dilakukan Andi Utta di area parkir Pantai Merpati, se usai memimpin apel gabungan organisasi perangkat daerah (OPD) di lapangan kantor bupati, Senin, (28/4) pagi.

 

Bupati Andi Utta mengutarakan, gerakan penanaman pohon di area ruang terbuka hijau akan terus dilakukan melalui kolaborasi kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Gerakan penanaman berikutnya kata dia akan dilakukan di area lapangan pemuda, lapangan ponre dan ruang terbuka hijau lainnya.

Dikatakannya, gerakan penanaman varietas tanaman produktif di area ruang terbuka hijau bertujuan untuk memberikan nilai plus.

Disamping berfungsi sebagai tanaman pelindung, buah yang dihasilkan dari pohon yang ditanam juga diharapkan bisa bernilai ekonomi dan komersil.

Dengan demikian kata dia, fungsi pelindungnya tetap berjalan seiring dengan nilai ekonomi buah yang dihasilkan dari tanaman produktif.

Bupati Andi Utta berharap agar kedepannya, Bulukumba bisa menjadi sentra penghasil buah berkualitas ekspor. Sebuah alasan yang melatar belakangi kembali diprioritaskannya program bibit unggul di periode kedua kepemimpinannya.

Selain membagi dan mendistribusikan bibit tanaman unggul. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba juga turut membantu fasilitasi pembersihan lahan dan atau landclearing seluas kurang lebih 20 hektar perdesa.

Tanaman non produktif di sekitar lokasi dibersihkan dan digemburkan tanahnya untuk penanaman bibit unggul dan komoditas tanaman yang menjadi kebutuhan di wilayah masing masing. (Fadly Syarif/Humas)