Selayar, Fajar Sulawesi– Tahapan pendaftaran calon tamtama gelombang kedua, tahun 2025, resmi dibuka dengan alokasi penerimaan sebanyak 24.000 orang.

Akan tetapi, hingga dengan hari Rabu, (09/04) jumlah pendaftar masih ‘bertengger’ diangka lima belas ribu empat ratus enam belas (15.416) orang.

Dandim 1415/Selayar, Letkol Inf Nanang Agung Wibowo, menguraikan, pendaftar calon tamtama masih sangat minim dan jauh dari angka yang ditargetkan Markas Besar TNI-AD (Mabesad).

Penerimaan calon tamtama gelombang kedua disebut Nanang merupakan peluang dan kesempatan emas bagi masyarakat yang berkeinginan mendaftarkan putera puterinya sebagai calon tamtama secara gratis, tanpa dipungut biaya sepeser rupiahpun.

Pendaftaran calon tamtama dibuka dan terbuka untuk lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat dengan melampirkan persyaratan, minimal ijazah SMA.

Proses pendaftarannya bisa dilakukan secara online melalui, website. “ad.rekrutmen-tni.mil.id”, mulai dari tanggal, 20 Maret sampai dengan tanggal, 13 Juli 2025.

Tahapan validasi pendaftaran ulang akan mulai dibuka tanggal 01-22 Juli 2025, jelas Nanang.

Berikutnya, seluruh calon tamtama akan melewati jenjang pemeriksaan uji panda mulai dari tanggal, 14 Juli sampai dengan tanggal, 01 Agustus 2025, yang disusul oleh tahapan uji sub panda pusat dari tanggal, 02-24 Agustus 2025.

Baru setelah itu, calon tamtama secara resmi akan mengikuti proses pendidikan pada tanggal, 27 Agustus 2025.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dipersilahkan menghubungi babinsa di masing masing wilayah desa dan atau staf personalia kodim yang bertanggung jawab secara teknis menangani pendaftaran online.

Nanang berharap banyak agar informasi penerimaan calon tamtama gelombang kedua dapat disebarluaskan secara massif melalui koramil serta babinsa di masing masing wilayah kecamatan dan desa.

Koramil dan babinsa diminta untuk lebih mengoptimalkan perannya dan sekaligus memastikan informasi pendaftaran calon tamtama gelombang kedua, bisa sampai ke telinga warga masyarakat di wilayah desa binaan masing masing.

Letkol Inf. Nanang Wibowo menegaskan, penerimaan prajurit TNI-AD, gratis dan “tidak dipungut biaya”, pungkasnya dalam keterangan pers kepada wartawan, Sabtu, (26/04).(Fadly Syarif)