Selayar, fajarsulawesi.com– Tindakan eksekusi akhirnya dilakukan Pemerintah Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, usai viralnya rekaman video dan foto sampah mengapung di sisi selatan kawasan wisata kuliner kota Benteng yang sudah bertahun tahun menjadi pemicu aroma tidak sedap dan bau menyengat

Kegiatan eksekusi pembersihan yang melibatkan berbagai komponen terkait mulai dari unsur Dinas Lingkungan Hidup, Babinsa, Pemerintah Kecamatan Benteng, bersama sejumlah pelaku usaha di area Wisata Kuliner tersebut, dilaksanakan, Senin, (12/5) pagi sampai menjelang petang.

Giat kerja bakti turut melibatkan unsur Pemerintah Kelurahan Benteng Selatan yang turun bersama segenap perangkat kepala lingkungan, ketua RT, dan RW,

Eksekusi pembersihan sampah mengapung yang sudah bertahun bertahun menjadi penyebab aroma tidak sedap di kawasan wisata kuliner kota Benteng, dpimpin Camat Benteng., Andi Mastatar.

Camat Benteng, Andi Mastatar, hadir bersama Lurah Benteng Selatan, Ahmad Munir, S.P.W.K, mendampingi Sekretaris Lingkungan Hidup, Andi Bahar Arsyad yang turun mengordinir langsung penyelenggaraan eksekusi pembersihan kawasan wisata kuliner.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Andi Bahar Arsyad, hadir didampingi oleh pejabat fungsional Badan Penanggulangan Bencana (BPBD), Hj. Maryam dan personil tim reaksi cepat yang ikut turun ke lapangan membantu proses eksekusi pemotongan batang kayu terdampar.

Di lokasi terpisah, Lurah Benteng Utara, Fitrah Arfandi bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum (Dinas PU) turun melakukan proses eksekusi pembongkaran paksa tindakan penutupan saluran drainase di sepanjang Jln. Melinjo yang ditutup menggunakan lapisan cor, batu, dan sedimen lumpur.

Sebelumnya, Camat Benteng bersama Lurah Benteng Utara sempat turun melakukan peninjauan lokasi atas perintah bupati dan melaporkan hasil peninjauan lapangan kepada sekretaris daerah, Drs. Mesdiono, M.Ec.Dev yang mendapat amanah bupati untuk menindaklanjuti pengaduan warga via portal berita dan media sosial.

Di hari yang hampir bersamaan, personil Dinas Lingkungan Hidup ikut mengeksekusi sampah berserakan yang menumpuk di depan salah satu bangunan ruko, di ruas Jln. Jend. Sudirman, Benteng. (Fadly Syarif)