MAKASSAR — Beritakitanews.id – Perjalanan hidup seseorang tidak selalu ditentukan oleh satu profesi. Ada kalanya pengalaman di dunia birokrasi berjalan berdampingan dengan semangat untuk terus belajar, berkarya, dan membangun kemandirian.
Sosok itu tergambar dalam perjalanan Darwis Djafar, S.E., M.Ak. Pria yang memiliki latar belakang pendidikan ekonomi dan magister akuntansi ini menjalani profesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kementerian Keuangan Republik Indonesia, sekaligus menekuni dunia wirausaha.
Dalam profil profesionalnya, Darwis dikenal memiliki latar belakang di bidang akuntansi dan keuangan. Pendidikan Sarjana Ekonomi ditempuh pada 1998–2003, kemudian dilanjutkan ke jenjang Magister Akuntansi pada 2008–2010. Bekal pendidikan tersebut menjadi fondasi dalam menjalankan aktivitas profesionalnya.
Sebagai ASN, pengalaman Darwis tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan administratif. Profilnya mencatat keterlibatan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang keuangan negara, pengelolaan administrasi, pelaporan serta analisis keuangan. Ia juga dituntut untuk mampu berkoordinasi dalam penyelesaian berbagai program dan kegiatan.
Namun, perjalanan profesional Darwis tidak berhenti di balik meja birokrasi. Ia juga memilih mengembangkan aktivitas di bidang wirausaha.
Dunia usaha menjadi ruang lain bagi Darwis untuk mengasah kemandirian. Mulai dari pengelolaan operasional, pemasaran hingga pengembangan usaha, semuanya menjadi bagian dari pengalaman yang melengkapi perjalanan profesionalnya.
Perpaduan pengalaman tersebut membuat Darwis memiliki sejumlah kemampuan yang saling menunjang. Akuntansi dan keuangan, administrasi pemerintahan, pengelolaan data, manajemen, kewirausahaan hingga komunikasi dan koordinasi menjadi bagian dari kompetensi yang tercantum dalam profilnya.
Di luar aktivitas profesional, Darwis juga memiliki ketertarikan terhadap seni dan olahraga. Baginya, pengembangan diri tidak semata-mata berbicara tentang pekerjaan dan karier, tetapi juga bagaimana seseorang menjaga keseimbangan melalui aktivitas kreatif dan gaya hidup aktif.
Ada satu pesan yang menjadi gambaran sederhana dari prinsip yang dibawanya: terus belajar, berkarya, dan memberi manfaat untuk lingkungan sekitar.
Pesan tersebut seolah menjadi benang merah perjalanan Darwis—menjalani tugas sebagai ASN dengan integritas dan profesionalisme, sembari tetap membuka ruang untuk berkembang melalui dunia usaha dan aktivitas di luar pekerjaan.
Sebab pada akhirnya, sebuah perjalanan profesional bukan hanya tentang jabatan yang pernah dijalani, tetapi juga tentang nilai, pengalaman, dan manfaat yang mampu ditinggalkan bagi lingkungan di sekitarnya.
Penulis: KA





