Selayar, fajarsulawesi.com– Aspirasi serta keluhan kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan diluapkan warga Desa Lalang Bata, Kecamatan Buki, yang sudah belasan tahun, bersabar menanti janji perbaikan jalan tak berujung Pemerintah Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.
Warga mengaku, kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Desa Lalang Bata telah berulangkali diukur dan dijanjikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten untuk segera dikerjakan perbaikannya.
Namun ironis, karena hingga memasuki medio bulan Mei 2025, janji tersebut tak kunjung terealisasi.
Belakangan, bahkan beredar kabar bahwa rencana pengerjaan perbaikan infrastruktur jalan ruas Pajalaiya, Lebo Kohala, Sappang, Tanabau Tenro, Pa’batteang, Silolo, Nangkala dan Bontonumpa, akan dibatalkan pelaksanaannya pasca kebijakan efisiensi anggaran yang dikeluarkan pemerintah pusat.

Selain infrastruktur jalan rusak, warga turut mengeluhkan kondisi bangunan sarana prasarana jembatan penghubung di Dusun Pa’batteang serta jembatan perbatasan Dusun Silolo dengan Dusun Nangkala yang kondisinya sudah sangat miris dan memprihatinkan.
Tak hanya kerusakan guardrail dan Post Railing jembatan. Beberapa sisi bagian jembatan lainnya turut disorot warga karena dinilai rawan serta berpotensi mengancam keselamatan pengendara dan atau pejalan kaki yang melintas di atas bahu jembatan.

Kondisi serupa terlihat mewarnai bangunan jembatan Jalapang, Dusun Pa’batteang.
Ungkapan keluh kesah turut diutarakan warga menyikapi kondisi akses jalan tani di area taman pemakaman umum Dusun Pa’batteang yang sudah bertahun tahun terbengkalai dan tak kunjung selesai proses pengerjaannya.
Ketua DPD Pemuda Lira Kabupaten Selayar, Fadly Syarif berharap, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dapat segera mengambil alih proses penanganan dan perampungan proyek rehabilitasi pembangunan infrastruktur jalan serta upaya perbaikan sarana prasarana jembatan rusak di Kabupaten Selayar.
Rangkaian keluhan dan aspirasi ini diharapkannya akan dapat terakomodir secara bertahap melalui alokasi Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah Provinsi (APBD-P) Sulawesi Selatan T. A. 2026 sampai dengan tahun anggaran 2028 mendatang, cetusnya. (R.001)





