Selayar, fajarsulawesi.com– Banjir bandang yang merendam sejumlah lokasi infrastruktur jalan, bangunan kantor, serta sekolah dasar di Kelurahan Batangmata, Kecamatan Bontomate’ne, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, berangsur angsur surut dan mulai mengering.

Rendaman banjir mulai surut setelah warga yang dibantu tim reaksi cepat (TRC) bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berhasil menarik serta mengevakuasi potongan kayu yang menutup saluran gorong gorong.

Potongan kayu berhasil dievakuasi setelah hadirnya bupati bersama rombongan instansi teknis terkait.

Proses evakuasi potongan kayu yang ditarik dengan menggunakan bantuan takel dan atau kerekan disaksikan langsung bupati, H. Muh. Natsir Ali.

Selain itu, warga bersama tim reaksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga berhasil memotong dan mengevakuasi potongan pohon yang sebelumnya berpotensi menutup muara pembuangan air yang mengarah ke laut.

Kegiatan pemotongan dan evakuasi batang pohon tersebut, turut disaksikan bupati bersama rombongan yang turun langsung ke muara pembuangan air sungai.

Potongan kayu ketiga yang dikhawatirkan berpotensi menutup muara pembuangan air, berhasil ditarik dan dievakuasi dengan menggunakan tali oleh tim relawan peduli bencana yang dibantu warga, Jum’at, (27/6) siang, selang beberapa jam sebelum masuknya waktu sholat Jum’at.

Setelah berhasil menarik, mengevakuasi, dan melakukan pengendalian rendaman banjir bandang, tim reaksi cepat (TRC) bidang kedaruratan dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim relawan peduli bencana, lansung menarik diri, balik kanan, meninggalkan lokasi bencana.

Terpisah, Lurah Batangmata, Muh. Taufiq menandaskan, posko penanganan bencana banjir bandang yang sebelumnya dibuka pemerintah kelurahan, rencana akan ditutup secara resmi, Sabtu, (28/6) esok. (Fad)