Bantaeng — Beritakitanews.id – Dalam upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dan menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 Posko Desa Bonto Tappalang menggelar kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di dua sekolah dasar yang berada di Desa Bonto Tappalang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, secara bertahap selama dua hari.

Rangkaian kegiatan edukasi kesehatan ini diawali di SD Inpres Talle Bonto Tappalang pada Selasa, 1 September 2026, kemudian dilanjutkan di MI YAPNI Bonto Tappalang pada Rabu, 2 September 2026. Program kerja yang memadukan sektor kesehatan dan pendidikan ini dirancang khusus untuk mengubah pemahaman teoretis mengenai kebersihan menjadi kebiasaan praktis yang dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Program edukasi PHBS ini melibatkan seluruh jenjang kelas di kedua sekolah, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Di SD Inpres Talle Bonto Tappalang, mahasiswa KKN berinteraksi langsung dengan siswa sekolah dasar melalui penyampaian materi dan praktik mencuci tangan. Kegiatan serupa kemudian dilaksanakan di MI YAPNI Bonto Tappalang dengan melibatkan siswa kelas 1 sampai kelas 6. Pelibatan seluruh jenjang tersebut menjadi upaya untuk menanamkan kesadaran mengenai kebersihan dan kesehatan sejak dini, dengan metode penyampaian yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan siswa.

Pentingnya edukasi kesehatan di tingkat sekolah dasar didasari oleh masih seringnya diabaikan kebiasaan-kebiasaan kecil yang berpengaruh besar terhadap kesehatan, seperti mencuci tangan sebelum makan atau menjaga kebersihan diri. Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar menilai bahwa pendekatan langsung dan interaktif jauh lebih efektif diterapkan kepada anak-anak sekolah dasar dibandingkan penyampaian materi secara searah di dalam kelas.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN membagi kegiatan menjadi beberapa sesi yang menarik, mulai dari pemaparan materi visual, peragaan gerakan, hingga simulasi praktik langsung. Selama sesi kelas, para siswa dibekali pemahaman mengenai enam langkah mencuci tangan pakai sabun yang benar dengan air mengalir, pentingnya menjaga kebersihan kuku dan gigi, tata cara memilah sampah organik dan anorganik, serta imbauan untuk selalu mengonsumsi jajanan yang bersih dan bergizi di kantin sekolah.

Untuk mencairkan suasana dan memudahkan pemahaman, materi dipaparkan lewat metode bernyanyi dan permainan edukatif. Setelah sesi teori selesai, seluruh siswa diarahkan menuju fasilitas air mengalir di halaman sekolah untuk mempraktikkan secara langsung langkah-langkah mencuci tangan menggunakan sabun di bawah bimbingan dan pengawasan mahasiswa KKN.

Pelaksanaan kegiatan di kedua sekolah mendapat sambutan hangat dari jajaran guru dan pengelola sekolah. Pihak pendidik menilai kehadiran mahasiswa KKN memberikan suasana belajar yang baru dan menyenangkan bagi para murid, sekaligus membantu sekolah dalam menegaskan kembali pentingnya menjaga kebersihan lingkungan belajar.

“Kami sangat berterima kasih dan menyambut baik program yang dibawakan oleh mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar. Pembiasaan hidup bersih ini sangat penting bagi anak-anak. Melalui peragaan dan lagu yang diajarkan, siswa menjadi lebih mudah mengingat dan bersemangat untuk mempraktikkannya,” Ujar salah satu perwakilan guru.

Ketua Posko KKN Desa Bonto Tappalang Muhammad Nasrul menyampaikan bahwa intervensi kesehatan paling efektif adalah yang dimulai dari lingkungan sekolah dasar, karena anak-anak memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga masing-masing.

“Anak-anak memiliki daya rekam yang sangat kuat. Harapan kami, apa yang dipelajari selama dua hari ini di SD Inpres Talle dan MI YAPNI Bonto Tappalang tidak berhenti di sekolah saja, tetapi juga diterapkan di rumah serta ditularkan kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” tegasnya.

Melalui keberlanjutan program edukasi kesehatan ini, mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan anak-anak sekolah, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman di Desa Bonto Tappalang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.

 

Hasbullah