Banyuwangi, fajarsulawesi.com–Puluhan unit armada kapal dikerahkan untuk mengoptimalkan proses penyisiran, pencarian korban tenggelamnya kapal motor penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya 2888 di peraian Selat Bali.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyatno mengungkapkan, operasi SAR, pencarian dan penyelamatan korban KM. Tunu Pratama Jaya 2888 diperkuat oleh pengerahan alat utama (alut) milik potensi SAR yang terlibat dalam misi pencarian dan penyelamatan korban, diantaranya kapal perang milik TNI-AL LSTM KRI Teluk Ende, KRI Tongkol, KN SAR Permadi, KN SAR Arjuna, RBB Basarnas Banyuwangi, RIB Basarnas Banyuwangi, RIB Basarnas Jembrana dan Buleleng, KN 5200 dan KN 5209 KSOP Tanjung Wangi, Patkamla Lanal Banyuwangi, Kal Sembulungan, KMP Tunu Pratama Jaya 5888, KMP Tunu Pratama Jaya 3888, TB Joyoboyo 1 Pelindo, RIB KN Cundamani, Speedboat Tagana, Speedboat KPLP Gilimanuk, Speedboat Polair, dan Rubberboat BPBD Banyuwangi.

Selain melakukan pengerahan puluhan unit armada kapal laut, kegiatan operasi SAR, turut melibatkan sejumlah armada helikopter diantaranya, helikopter Baharkam Polri, heli rescue HR 3606, Pesud P 8304.

Armada helikopter dikerahkan untuk melakukan upaya penyisiran, pencarian, dan memantau perairan Selat Bali dari udara.

Upaya pencarian dan penyelamatan terus dioptimalkan Tim SAR gabungan untuk bisa menemukan dan menyelamatkan seluruh korban hilang, tandas Ribut Eko Suyatno. (Red)